Ekonomi Islam Negara Nauru

 Nama : Fatirana Firdaus 

Nim      : 170501024

Mat.Kul : Ekonomi Islam


Negara Nauru adalah sebuah Negara yang terletak di sebuah kepulauan Mikronesia. Penduduk negara tersebut tak lebih dari 10.000 orang. Dan mereka tinggal di pulau kecil dengan luas negara 21 km. Nauru adalah negara terkecil di Pasifik Selatan dan ketiga terkecil di dunia setelah Vatikan dan Monako. Negara Nauru mempunyai  mata uang Dolar Australia. Karena sebagian besar perdagangan negara ini dilakukan dengan bantuan Australia. Nauru tidak memiliki tentara karena jumlah penduduk yang kecil. Negara ini hanya memiliki beberapa satuan polisi yang tersebar ke seluruh penjuru pulau.

#Awalnya Negara Kaya Raya

Satu hal hebat yang dimiliki oleh Nauru adalah hasil alamnya. Di sana ditemukan banyak fosil kotoran burung yang berusia lebih dari seribu tahun. Kotoran yang menjadi fosil ini menjadi pupuk kompos alami dan mengandung banyak sekali fosfat yang subur.Pada tahun 1968, Nauru mendapatkan kemerdekaan mereka dengan sendiri. Setelah kemerdekaan warga Nauru menambang hasil bumi dari fosil kotoran burung itu. Lalu mereka menjualnya pada perusahaan asing. Dampaknya, hampir semua warga Nauru mendapat uang banyak secara cepat.

#Faktor yang menyebabkan negara Nauru jatuh miskin : 

1  Dan Setelah kaya mendadak, masyarakat Nauru jadi berubah. Mereka cenderung malas bekerja. Lebih suka pergi ke luar negeri untuk berlibur. Membeli barang-barang mewah, seperti mobil Lamborghini hingga pesawat pribadi.

2. Warga lokal (warga nauru) bukanlah orang yang terpelajar. Mereka tidak berpikir untuk menginvestasikan uangnya pada hal yang bermanfaat. Yang mereka cari hanya kesenangan, padahal pada akhirnya uang akan habis sendiri.

3. Karena mereka adalah orang yang kaya raya dan tidak bisa berpikir dengan jernih cenderung menjadi orang yang serakah dan rakus. Hal ini terjadi di Negara Nauru. Hampir semua warganya setiap hari hanya makan tak terkontrol, minum alkohol, dan merokok.

Dalam hal ini menyebabkan mereka menjadi manusia-manusia yang sangat gemuk. Malas bergerak dan hanya mau melakukan sesuatu yang ringan. Padahal kegemukan dan gaya hidup yang tidak sehat seperti ini dapat menyebabkan orang-orang Nauru cepat sakit hingga jika parah kematian akan cepat datang menjemput.

#Alam Nauru Rusak Selamanya

Penambangan fosfat besar-besaran di Nauru menyebabkan kerusakan alam yang sangat parah. Bahkan jika ditaksir, 75 persen alamnya telah rusak parah akibat pertambangan yang dilakukan secara brutal dan tidak terkontrol sama sekali.

Sekarang di Nauru akan sangat sulit ditemukan kawasan hutan, semuanya hancur. Pohon-pohon kelapa pinggir pantai roboh semua. Rakyatnya jatuh miskin. Dan jika dilihat dari udara, keadaan alam Nauru benar-benar mengerikan. 

#Jika Negara Nauru sejak dari awal menerapkan ekonomi syariah, maka perekonomian akan sangat baik, karena Nauru tidak akan mengambur hamburkan uang, orang2 Nauru akan menginvestasikan uangnya untuk hal yang bermanfaat bagi orang lain, mereka juga akan rajin menabung untuk kebutuhan yang lainnya di masa depan nantinya, Uangnya juga akan d pakai untuk saling tolong menolong, Tidak cenderung rakus dan menghambur-hamburkan uang juga bermalas-malasan. 

#Saran untuk negara Nauru, semoga bisa memperbaiki perekonomian kembali dengan baik, karane belajar dari pengalaman buruk untuk hasil yang lebih baik lagi. Dengan memanfaatkan alam dengan baik, menjaga alam dengan baik dan digunakan dengan sebaik-baiknya bukan seenaknya sendiri atau brutal sehingga berdampak pada kehidupan yang menjadi tidak baik bagi masyarakat nauru juga lingkungannya.


Komentar